PD NA Kab Blitar Launching Logo Musyda ke-3
Srengenge-Online. Nasyiatul ‘Aisyiyah sebagai organisasi perempuan muda
Muhammadiyah dengan keanggotaan mulai dari level basis hingga nasional,
memandang bahwa kemandirian bangsa dapat diejawantahkan melalui gerakan
perempuan muda berkemajuan. Hingga saat ini, gerakan perempuan Muhammadiyah
telah memperluas diri dalam berbagai bidang kehidupan baik pendidikan,
kesehatan, social, ekonomi, keagamaan, hukum, bahkan politik secara nasional. Salah satu
sisi berkemajuannya tersebut adalah kemandirian dalam ekonomi. Seperti tema
yang diusung Pimpinan Daerah Nasyiatul ‘Aisiyah Kab.Blitar pada acara Musyda
ke-3 “Gerakan
Perempuan Muda Kabupaten Blitar Menuju Kemandirian Ekonomi” yang akan
berlangsung pada hari ahad 30 April 2017 mendatang.
Berkaitan dengan perhelatan Musyda
tersebut, PDNA Kab. Blitar melaunchingkan logo Musyda (15/04). Logo Musyda
tersebut menggambungkan sisi kultural Kab.Blitar, sinar matahari Muhammadiyah dan
lambang Nasyiatul ‘Aisiyah.
Ketika diwawancarai Jurnalis Srengenge
Online, Dian Yuli Rahayu yang juga sekretaris PD NA Kab. Blitar memberikan
penjelasan “Gambar Candi penataran
sebagai icon Kab. Blitar, hal tersebut juga berarti dakwah kultural, Sinar
matahari yang menjulang sampai ke bawah adalah icon Muhammadiyah, mempunyai
arti bahwa dakwah Muhammadiyah harus sampai ke akar rumput, sedangkan
lambang NA dan warna hijau adalah simbol organisasi NA dan merupakan simbol
kesuburan”.
“sisi ekonomi yang kami tampilkan dalam logo tersebut terdapat pada
lambang NA, yaitu gambar padi” lanjut alumni aktivis IMM
tersebut, Dian YR. (Red.S)

No comments:
Post a Comment