Srengenge -
Sang Pencerah, film yang mengkisahkan perjuangan KH. Ahmad Dahlan dalam
mendirikan Muhammadiyah ini menjadi film terlaris di tahun 2010. Film yang
disutradarai oleh Hanung Bramantyo tersebut bahkan memperoleh 13 Penghargaan,
meski tidak satu pun penghargaan diraih dalam FFI (Festival Film Indonesia)
sehingga menimbulkan polemik di internal juri.
Menurut informasi
dari situs filmindonesia.or.id, Sang Pencerah mendapatkan prakiraan penonton
diatas 1 juta. Data yang dirilis di websitenya sejumlah 1.108.600 penonton.
Jumlah ini merupakan yang terbanyak di tahun 2010 untuk film Indonesia. Urutan
kedua adalah film Dalam Mihrab Cinta yang diadaptasi dari Novel karya
Habiburrahman El Shirazy, yang juga penulis Ayat-ayat Cinta. “Dalam Mihrab
Cinta” mendapatkan penonton sebesar 623.105.
Urutan ketiga adalah
film 18+ : True Love Never Dies sebanyak 518.527 penonton. Urutan
keempat film Pocong Rumah Angker sebanyak 503.450 penonton, dan urutan
kelima adalah film Kabayan Jadi Miliyuner sebanyak 477.076 penonton.
Pada tahun itupula dirilis film karya Deddy Mizwar berjudul Alangkah Lucunya
(Negeri Ini). Namun hanya mendapatkan penonton sebanyak 392.625.
Mendapatkan penonton
diatas 1 juta, sempat memasukkan Sang Pencerah dalam 10 film Indonesia terlaris
sepanjang massa, sebelum kemudian digeser oleh film lain, termasuk film biopik Habibie
Ainun yang menceritakan kisah percintaan dan perjuangan Presiden RI ketiga
B.J Habibie yang meraih lebih dari 4,5 juta penonton.
Posisi film terlaris
sepanjang massa yang sebelumnya diraih oleh Laskar Pelangi pun digeser
oleh Warkop DKI Reborn 2016 yang meraih penonton diatas 6 juta. Sampai
saat ini, 10 film terlaris di Indonesia dari urutan 7 sampai 10 mendapatkan
penonton diatas 2 juta. [red.s]

No comments:
Post a Comment